top of page

Search Results

278 results found with an empty search

Events (64)

  • May 6, 2026 | 3:00 AM
    Jl. Terogong Raya Kelurahan No.32 3, RT.3/RW.6, Cilandak Bar., Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12430, Indonesia
  • May 6, 2026 | 3:00 AM
    Gd. Bina Sono Artha, Jl. Ir. H. Juanda No.28 lt 2, RT.004/RW.003, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40116, Indonesia
  • May 8, 2026 | 3:00 AM
    Jl. Terusan Dieng No. 32, Malang City Point, Mall No.8A Lt. GS, Pisang Candi, Kec. Sukun, Kota Malang, Jawa Timur 65115, Indonesia
View All

Blog Posts (97)

  • TBI Pondok Indah Tegaskan Komitmen Berbagi Akses Belajar Lewat Ramadhan Charity Day 2026

    Jakarta, 30 Maret 2026  - The British Institute, TBI, Pondok Indah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang inklusif, hangat, dan bermakna melalui penyelenggaraan Ramadhan Charity Day 2026 , sebuah inisiatif sosial edukatif yang memadukan semangat berbagi dengan pengalaman belajar bahasa Inggris yang menyenangkan bagi anak-anak di lingkungan sekitar. Pada kegiatan yang diselenggarakan di kampus TBI Pondok Indah, Jalan Terogong Raya No. 32, Cilandak, Jakarta Selatan, sebanyak 20 anak berusia 7 hingga 12 tahun dari Panti Asuhan Al-Khairiyah dan Asrama Asuh Dompet Yatim & Dhuafa Cilandak mengikuti Kids Club , sesi pembelajaran interaktif yang dirancang melalui permainan edukatif, aktivitas kreatif, dan pendekatan belajar yang hangat serta menyenangkan. Melalui kegiatan ini, TBI Pondok Indah tidak hanya menghadirkan momen kebersamaan, tetapi juga membuka ruang belajar yang membantu anak-anak membangun keberanian, rasa percaya diri, dan pengalaman positif dalam menggunakan bahasa Inggris sejak dini. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari upaya TBI untuk memperluas akses terhadap pembelajaran bahasa Inggris yang berkualitas kepada masyarakat. Ariyani Mawardi , COO USG Education , mengatakan, “Bulan Ramadhan selalu menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya berbagi dan memperkuat kepedulian terhadap sesama. Melalui Ramadhan Charity Day ini, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang hangat dan inklusif bagi anak-anak, sekaligus menumbuhkan nilai empati dan kebersamaan melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.” Head of Campus TBI Pondok Indah, Nayda Usvinouva,  mengungkapkan, “Bagi TBI, bulan Ramadhan bukan sekadar perayaan tapi juga tentang kepedulian dan berbagi. Acara ini juga merupakan komitmen TBI Pondok Indah untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan. Melalui kegiatan Ramadhan Charity Day ini, TBI Pondok Indah ingin berbagi kesempatan belajar yang menyenangkan sekaligus memberikan kebahagiaan untuk teman-teman di panti asuhan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan inspirasi, menumbuhkan rasa percaya serta membuka kesempatan bagi anak-anak untuk terus belajar dan bermimpi lebih besar.” Kids Club: Belajar, Bermain, dan Berbagi Keceriaan Bersama Sesi Kids Club ini dipandu oleh guru-guru senior yang berpengalaman. Berbagai aktivitas dirancang secara interaktif, mulai dari English Games untuk memperkenalkan kosakata bahasa Inggris, Interactive Learning Session untuk melatih keberanian anak-anak berbicara dalam bahasa Inggris, hingga berbagai ice breaking dan fun activities yang membuat suasana belajar terasa lebih hidup dan menyenangkan. Narendra Wiku Respati, Senior Teacher TBI  yang terlibat dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa pendekatan belajar yang ringan dan interaktif dapat membantu anak-anak merasa lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris. “Anak-anak biasanya belajar lebih cepat ketika mereka merasa senang dan nyaman. Melalui kegiatan seperti Kids Club ini, kami ingin menghadirkan suasana belajar yang tidak menegangkan, sehingga mereka berani mencoba berbicara dalam bahasa Inggris tanpa rasa takut. Melihat mereka tertawa, bermain, dan mulai berani menggunakan kosakata baru menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami sebagai pengajar,” ujarnya. “Di TBI, kami percaya bahwa belajar bahasa Inggris seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan. Melalui kegiatan seperti Kids Club ini, kami ingin menunjukkan bahwa belajar bahasa Inggris bisa dilakukan dengan cara yang fun dan interaktif, serta dapat diakses oleh siapa saja, dari berbagai usia dan latar belakang,” tambah Nayda. Selain kegiatan edukatif, acara dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama serta pemberian santunan dan bingkisan Ramadhan kepada anak-anak yang hadir. Menumbuhkan Nilai Empati Melalui Pendidikan Kegiatan ini juga mencerminkan penerapan nilai LEARN ( Leadership, Empathy, Agility and Access, Reliability, dan Nurture ) yang menjadi landasan dalam lingkungan belajar di USG Education dan TBI, khususnya nilai Empathy . Melalui interaksi yang hangat dan kegiatan bersama, anak-anak diajak merasakan kebersamaan serta pentingnya saling mendukung di dalam komunitas. Ariyani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial. TBI Membuka Akses Pembelajaran Bahasa Inggris yang Inklusif, Berkualitas, dan Bermakna Ramadhan Charity Day menjadi bagian dari komitmen TBI dalam mendukung pendidikan serta pengembangan generasi muda melalui pembelajaran bahasa Inggris yang berkualitas dan bermakna. Tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan bahasa, TBI juga berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang membangun kepercayaan diri, mendorong keberanian untuk berkomunikasi, serta menumbuhkan rasa ingin tahu dan kreativitas anak-anak. “Melalui Ramadhan Charity Day ini, TBI Pondok Indah ingin menghadirkan ruang belajar yang inklusif dan penuh kehangatan, di mana anak-anak dapat merasakan bahwa belajar dapat berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan mendukung. Lebih dari sekadar kegiatan berbagi, inisiatif ini diharapkan dapat terus memberikan pengalaman yang berkesan dan bermakna bagi anak-anak yang hadir, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. Sebagai bagian dari komitmen sosial TBI Pondok Indah, kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama menebarkan kebaikan dan memperluas akses pendidikan yang berdampak,” tutup Nayda.

  • The Crown: Suara Emas dari UIC College of Music Menggema di Gedung Kesenian Jakarta

    Jakarta, 02 Juli 2025 – Di tengah era digital dan kebangkitan industri kreatif, Indonesia membutuhkan lebih dari sekedar talenta, kita butuh suara yang berani, otentik dan siap bersinar di panggung dunia. Gedung Kesenian Jakarta menjadi saksi lahirnya suara tersebut: Queennara, penyanyi, penulis lagu dan content creator, dalam resital musik bertajuk “The Crown”. Konser ini merupakan bagian dari DVISVARA Annual Recital Series, platform eksklusif bagi mahasiswa UIC College dalam menampilkan pencapaian artisitik dan akademik mereka. Di balik gemerlap panggung dan kemegahan aransemen live string dan brass section, “The Crown” menjadi perwujudan keberanian, elegansi, dan transformasi emosional. Satu-Satunya Pathway Musik Internasional di Indonesia Sebagai bagian dari USG Education, ekosistem pendidikan Internasional terpercaya di Indonesia, UIC College merupakan satu-satunya program pathway musik akademis berstandar internasional. Melalui kurikulum BTEC dari Inggris, siswa dapat menempuh studi 1 (satu) hingga 2 (dua) tahun di Indonesia, sebelum melanjutkan studi ke universitas – universitas terkemuka dunia untuk meraih gelar sarjana. Program Artist Development di UIC College of Music dirancang tidak hanya untuk mengasah keunggulan akademis dan keahlian praktikal, tetapi juga menumbuhkan ide-ide kreatif dan inovatif yang otentik. Ini adalah ruang di mana seniman muda dipersiapkan untuk memperkaya industri musik, baik di dalam maupun luar negeri. “Queennara adalah contoh nyata dari filosofi pendidikan kami: membentuk seniman yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga kuat dalam menyuarakan identitas dan nilai personalnya,” ujar Niluh Komang Aimee Sukesna atau biasa dikenal sebagai Aimee, Kepala Kampus USG Education BSD. The Crown: Musik, Jati Diri, dan Transformasi Dalam konser The Crown, Queennara membagikan kisahnya, sebuah perjalanan musikal yang ia racik sendiri selama menempuh studi di UIC College of Music. Bertema Empowerment, Elegance, and Emotional Transformation, konser ini menjadi deklarasi jati diri. “The Crown adalah simbol perjalanan saya sebagai perempuan, seniman, dan individu yang sedang belajar untuk berdiri tegak dengan cerita dan suara sendiri. Ini bukan semata soal status, tetapi tentang keberanian menjadi diri sendiri di dunia yang terus berubah. UIC College bukan hanya memoles saya untuk meraih cita-cita di industri musik, tapi juga membantu mewujudkan impian saya untuk mengembangkan pengetahuan hingga ke luar negeri,” ujar Queennara. Konser ini menjadi puncak pencapaian Queennara selama belajar di UIC College BSD, memperlihatkan dedikasi dan perkembangan artistiknya. Sebelumnya, ia juga memukau publik melalui Junior Recital di ZODIAC Jakarta. Kini dengan skala yang lebih besar, Queennara menggandeng musisi profesional dari band Asian Beat, serta tampil di hadapan tamu-tamu istimewa seperti produser musik, penyanyi, presenter TV, hingga figur publik dan pelaku industri kreatif lainnya. Queennara, musisi muda dengan suara kuat, visi jujur, dan pesan berani, membawakan karya-karya musik pilihan yang mencerminkan perjalanan emosional dan kepekaan artistiknya. Dari soft rock ballads, cinematic pop, hingga alternative R&B, seluruh komposisi dikemas dalam aransemen live yang teatrikal dan menyentuh. Gedung Kesenian Jakarta, dengan keanggunan klasik dan akustik superiornya, menjadi panggung yang ideal untuk pertunjukan ini. Dukungan Penuh dari USG Education “The Crown bukan sekadar konser. Ini adalah cermin potensi besar generasi muda Indonesia di industri kreatif dunia,” ungkap Adhirama G. Tusin, CEO USG Education. “Melalui kurikulum berbasis industri dan pengalaman belajar dunia nyata, UIC College membekali siswa dengan lebih dari sekadar ijazah, kami membentuk karakter dan kesiapan untuk bersaing secara global.” Program-program UIC College memang berfokus pada real-world learning: mulai dari produksi musik, kolaborasi profesional, penciptaan karya orisinal, hingga manajemen diri sebagai artis independen. Semua ini diajarkan langsung oleh para praktisi dan mentor berpengalaman. “Yang membuat recital ini spesial bukan hanya kualitas musiknya, tapi juga keberanian artistiknya. Queennara membuktikan bahwa musik bisa menjadi tempat membagi rasa, ia menyampaikan cerita, emosi, dan refleksi dengan cara yang menyentuh,” ujar Irman F. Saputra, Koordinator Akademik UIC College Musik. Dengan ribuan alumni yang kini berkiprah di berbagai belahan dunia, USG Education terus menjalankan misinya: membuka akses pendidikan internasional yang terjangkau, berkualitas, dan relevan untuk masa depan. Melalui program seperti TBI, UJC, Uniprep, UIC College, dan Unistart, USG Education membangun ekosistem pembelajaran menyeluruh, dari tingkat dasar hingga universitas luar negeri. “Kami di UIC College percaya bahwa pendidikan seni bukan hanya tentang teknik, tapi juga tentang karakter, refleksi diri, dan keberanian mengekspresikan suara personal. Queennara adalah bukti nyata bagaimana siswa kami berkembang menjadi seniman yang otentik dan relevan,” tutup Aimee. Melalui konser seperti The Crown, UIC College of Music menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi seniman Indonesia yang siap menginspirasi dunia melalui karya dan karakter. Karena di sinilah semua mimpi besar bermula. It all starts here.

  • CAMBRIDGE CELTA: SERTIFIKASI PENGAJAR YANG MAKIN DICARI UTC MEMPERLUAS AKSES PELATIHAN BERSTANDAR INTERNASIONAL DI INDONESIA

    Di tengah meningkatnya mobilitas studi dan kerja lintas negara, kemampuan bahasa Inggris bukan lagi sekadar nilai tambah. Yang makin dicari justru kualitas pengajarnya, mereka yang mampu mengajar dengan metode teruji, praktik kelas yang kuat, dan standar yang diakui secara internasional. Di sinilah Cambridge CELTA ( Certificate in Teaching English to Speakers of Other Languages)  menjadi pembeda. CELTA bukan sertifikat teori mengajar, melainkan kualifikasi yang menempatkan kompetensi pengajar pada ukuran yang jelas. Keterampilan mengajar nyata di kelas, dinilai secara terstruktur, dan dikawal oleh standar Cambridge. Bukan Sekadar Sertifikasi: CELTA Menguji Kompetensi di Kelas Salah satu kekuatan CELTA adalah pelatihannya yang intensif dan benar-benar berbasis praktik mengajar. Cambridge menjelaskan bahwa program CELTA mencakup minimal 120 jam pembelajaran , yang memadukan teori inti dengan praktik di kelas, termasuk pengalaman mengajar nyata,   umpan balik terstruktur dari tutor, serta penilaian melalui praktik mengajar dan tugas tertulis. Dengan struktur seperti ini, peserta tidak hanya belajar ’cara mengajar’, tetapi dibimbing untuk membangun standar mengajar yang jelas dan terukur. Mulai dari merancang pembelajaran yang efektif ( lesson planning  yang terarah), mengelola kelas dan dinamika peserta didik, menyampaikan materi dengan lebih jelas dan mudah dipahami, hingga mengembangkan kebiasaan refleksi dan perbaikan berkelanjutan melalui umpan balik rutin dari tutor. Dalam 120 jam tersebut, apa saja yang dipelajari? Secara garis besar, silabus CELTA membekali peserta dengan fondasi pengajaran bahasa Inggris yang relevan untuk konteks kelas nyata. Materinya mencakup pemahaman tentang peserta didik, peran pengajar, proses pembelajaran. Juga termasuk konteks pembelajaran, analisis bahasa dan kesadaran berbahasa, pengembangan empat keterampilan utama (membaca, mendengar, berbicara, dan menulis), perencanaan pembelajaran serta pemanfaatan sumber daya untuk berbagai konteks mengajar, hingga pengembangan keterampilan mengajar dan profesionalisme secara berkelanjutan. Untuk format intensif, Cambridge juga menekankan beban belajar yang realistis.  Selain jam kursus, peserta umumnya perlu menyiapkan waktu tambahan untuk persiapan dan belajar mandiri ( self-study ) ,  sehingga pengalaman belajarnya benar-benar mengubah cara mengajar, bukan sekadar selesai kelas. Kenapa CELTA Bernilai Tinggi di Pasar Kerja Global Yang membuat CELTA semakin relevan adalah fakta bahwa banyak pemberi kerja menggunakannya sebagai patokan kualitas minimum pengajar. Dalam rilis resmi Cambridge English tanggal 20 Januari 2026, Cambridge melaporkan hasil studi terhadap 200 iklan lowongan pengajaran bahasa Inggris ( English Language Teaching/ELT ) di 41 negara (periode posting Januari–September 2025). Hasilnya: CELTA diminta pada 63,5% iklan secara global. Hal ini menegaskan bahwa CELTA merupakan salah satu kualifikasi yang paling sering dicantumkan dan menjadi rujukan kuat di pasar kerja internasional.  Cambridge juga menyoroti bahwa meningkatnya kebutuhan pelatihan guru ELT dipengaruhi oleh permintaan yang besar dan kebutuhan solusi yang lebih fleksibel (termasuk pembelajaran digital). Intinya, CELTA bukan tren, tetapi respon terhadap kebutuhan nyata di industri, kualitas pengajar yang siap mengajar, lintas konteks dan lintas negara.  UTC: Membawa Standar CELTA ke Indonesia Di Indonesia, program CELTA diselenggarakan oleh UniSadhuGuna Testing Centre (UTC) , centre  resmi Cambridge English yang berlisensi untuk menyelenggarakan CELTA. UTC yang merupakan bagian dari ekosistem USG Education telah berpengalaman menyelenggarakan CELTA baik secara luring (tatap muka) maupun daring ( online),  sehingga aksesnya lebih luas untuk calon pengajar dari berbagai kota.  Sejak berdiri pada tahun 2005, UTC berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui layanan ujian dan sertifikasi berstandar tinggi, mendampingi siswa, tenaga pendidik, dan profesional meraih kredensial global.  Adhirama G. Tusin, CEO USG Education,  menyampaikan, “Kami melihat CELTA bukan sekadar sertifikasi, tetapi fondasi profesional bagi para pengajar bahasa Inggris untuk membangun kompetensi, standar pengajaran, dan daya saing internasional. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen kami dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui jalur pendidikan dan sertifikasi global,” ujarnya. Menurut Deddy Mulyadi , Manager UTC, program ini menekankan praktik langsung dan refleksi berkelanjutan. “CELTA tidak hanya membahas teori mengajar, tetapi melatih peserta menghadapi situasi kelas yang nyata. Peserta mendapatkan umpan balik yang terstruktur, praktik mengajar langsung dengan peserta didik, serta pendampingan tutor berpengalaman. Karena itu, lulusannya umumnya lebih siap, percaya diri, dan adaptif saat mengajar di berbagai konteks pembelajaran,” tuturnya. Deddy menambahkan, “Pada akhirnya, CELTA membantu pengajar naik level, bukan hanya pada teknik, tetapi pada cara berpikir profesional di kelas.” Nilai Tambah CELTA bagi Kompetensi dan Karier Pengajar Bagi banyak pengajar, nilai CELTA tidak berhenti pada sertifikat. Program ini memberi pelatihan yang sistematis, intensif, dan mendalam, sekaligus membangun keterampilan baru yang meningkatkan kepercayaan diri saat mengajar. Karena pengakuannya bersifat internasional, CELTA juga membuka peluang karier yang lebih luas, termasuk kesempatan mengajar di berbagai negara dan memperkuat jenjang karier secara signifikan. Nilai CELTA paling terasa ketika peserta kembali ke kelas, karena yang dibentuk adalah kebiasaan profesional: planning , eksekusi, refleksi, dan perbaikan berkelanjutan. Pengalaman positif tersebut juga dirasakan oleh para alumni CELTA. Asri Nurul Qodri, peserta yang melanjutkan studi Linguistics di Arizona State University, Tempe, Amerika Serikat, mengungkapkan, “Saya memandang CELTA sebagai salah satu pelatihan inti yang sangat penting bagi mereka yang ingin memulai karier di bidang ESL/EFL. Teknik pengajaran dan pengetahuan yang saya dapatkan berkontribusi besar terhadap filosofi mengajar saya dan kemampuan saya dalam menghadapi berbagai situasi kelas.” Famiya, pengajar di Ruangguru, turut membagikan pengalamannya setelah mengikuti CELTA. “Saya benar-benar merasakan perkembangan pada keterampilan mengajar saya. Kini saya memahami cara membuat pelajaran lebih mudah dipahami oleh murid. Umpan balik yang diberikan saat pelatihan CELTA sangat tajam dan informatif, dan itu sangat membantu saya dalam memperbaiki teknik mengajar,” ujarnya. Testimoni seperti ini menegaskan bahwa CELTA memberi pengajar struktur dan standar, bukan hanya motivasi. Siapa yang Cocok Mengambil CELTA CELTA terbuka bagi mereka yang sudah mengajar maupun yang baru memulai, selama memenuhi kualifikasi. Secara umum, Cambridge menetapkan minimum usia 18 tahun ke atas , standar pendidikan setara persyaratan masuk perguruan tinggi, serta kemampuan bahasa Inggris di level high C1  atau lebih. UTC juga mensyaratkan kesiapan ini untuk memastikan peserta mampu mengikuti program yang intensif. Jadwal CELTA 2026 di UTC Pada tahun 2026, UTC menjadwalkan beberapa periode kelas, baik luring maupun daring. Kelas luring format intensif tersedia pada 10 April–8 Mei 2026  dan 19 Juni–17 Juli 2026 . Sementara itu, kelas daring format paruh waktu tersedia pada 1 Agustus–4 Oktober 2026  serta 10 Oktober–13 Desember 2026 . Cara Pendaftaran Calon peserta dapat mendaftar dengan mengisi formulir aplikasi dan mengirimkannya ke UTC. Formulir akan ditinjau oleh tutor CELTA. Kandidat yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tahap wawancara. Setelah dinyatakan lulus, peserta dapat melakukan pembayaran dan mulai mengikuti pelatihan sesuai jadwal kelas yang dipilih. Sebagai bagian dari ekosistem USG Education, UTC terus memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan tenaga pendidik Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global. Melalui penyelenggaraan CELTA dan berbagai kualifikasi internasional lainnya, UTC berkomitmen menjadi mitra strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan dan profesionalisme pengajar Bahasa Inggris di Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai program CELTA dapat diperoleh dengan menghubungi UniSadhuGuna Testing Centre (UTC) melalui telepon (021) 227 698 24 / 25, WhatsApp 0813 8929 3535, atau email info@utc-usg.com .

View All

Other Pages (116)

  • UniSadhuGuna Testing Center (UTC) | USG Education

    UniSadhuGuna Testing Center (UTC) is one of Indonesia’s top testing centers, offering exams for individuals, schools, and institutions. We're committed to supporting quality education by providing trusted testing services across all levels. Indonesia's trusted centre for international exams & teacher qualifications Enabling learners, educators, and professionals in Indonesia to gain Cambridge qualifications and other globally respected credentials. Talk to Us! Explore Our Programmes With nearly two decades of experience, UTC delivers secure, reliable, and professionally managed testing services that support students, educators, and professionals in achieving globally respected qualifications. About UTC Established in 2005, UTC is one of Indonesia’s most trusted providers of internationally recognized examinations. OUR SERVICES The promise to Certify Your Future is delivered through these core areas: TESTING & ASSESSMENT Next TEACHING & QUALIFICATIONS Next TESTING & ASSESSMENT UTC provides secure, professional, and internationally standardized testing and assessment services, connecting learners, educators, and organizations in Indonesia with globally recognized qualifications. Through official authorizations from world-leading institutions such as Cambridge, ETS, Janison, and the British Council, UTC ensures that every examination is delivered with integrity, reliability, and international credibility. Explore Testing & Assessment TEACHING QUALIFICATIONS UTC delivers industry-leading English teaching qualifications that demonstrate professional excellence and support career progression for educators. All teaching qualifications offered at UTC are mapped to the Cambridge English Teaching Framework, strengthening teaching knowledge, classroom practice, and confidence—while enabling educators to create meaningful impact on learning outcomes Explore Teaching Qualifications To play, press and hold the enter key. To stop, release the enter key. What They Say About Us Let's Hear from Our Alumni ICAS motivates students while providing detailed feedback that helps our school improve academic performance " School Principal of HighScope Jakarta I won a High Distinction (gold medal) in ICAS English this year. Preparation is important for ICAS since it’s a high-quality test. My TOEFL experience and love for reading helped me a lot. " Kaffa El Maziyya SMA Negeri 3 Malang I won a gold medal in ICAS Math this year. I’m proud to be here again. To prepare, practise past papers so the questions feel easier. " Aufan Ahmad Mumtaza Al-Irsyad Satya Islamic School Our Space Take a peek at our events. This is where the magic happens! 📸 Contact Us Ready to start your journey? Get in touch with us today! We're here to help you succeed 🚀 UTC Testing Centre Jl. Terogong Raya No.32, Cilandak Barat, Jakarta Selatan 12430, Indonesia 📞 +62 8138 9293 535 📧 info@utc.co.id 🌐 www.usg.education/utc Follow us on :

  • UniSadhuGuna Testing Center (UTC) | USG Education

    UniSadhuGuna Testing Center (UTC) is one of Indonesia’s top testing centers, offering exams for individuals, schools, and institutions. We're committed to supporting quality education by providing trusted testing services across all levels. Three carefully designed levels that progress with your child's English journey 01 Pre A1 Starters First Step in English Age range 6 - 8 Designed for beginner-level learners, providing a positive first experience of English assessment. Key Features Designed for young beginners Develops practical English skills for real-world use No pass or fail — every child receives a certificate Colourful, engaging, and child-friendly test materials Test dates can be arranged to suit school requirements Test Format Duration Components Format 45 minutes 3 Paper-based 02 A1 Movers Building Confidence Age range 7 - 10 Helps children develop practical English skills they can use in real-life situations with confidence. Key Features Designed for young beginner learners Focuses on practical English for everyday use No pass or fail — every child receives a certificate Colourful, engaging, and child-friendly test materials Test dates can be arranged to suit school requirements Test Format Duration Components Format 60 minutes 3 Paper-based 03 A2 Flyers Preparing for Independent Language Use Age range 7 - 10 Designed for learners ready to demonstrate their ability to use English more independently in familiar contexts. Key Features Designed for young learners Develops practical English skills for real-world communication No pass or fail — every child receives a certificate Colourful, engaging, and child-friendly test materials Flexible test dates to meet school needs Test Format Duration Components Format 75 minutes 3 Paper-based Language Framework Understanding CEFR The Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) is an internationally recognised standard used to describe language ability. CEFR measures proficiency across six levels, from A1 (beginner) to C2 (mastery), providing a clear and consistent framework for learners, educators, and institutions worldwide. This enables easy comparison of language qualifications across countries and supports informed decisions by schools, universities, and employers. Internationally Recognized Used globally by schools, universities, and employers Clear Progress Tracking Six levels showing definite growth and advancement CEFR Level A1 Elementary A2 Elementary B1 Intermediate B2 Upper Intermediate C1 Advanced C2 Mastery

  • UniSadhuGuna Testing Center (UTC) | USG Education

    UniSadhuGuna Testing Center (UTC) is one of Indonesia’s top testing centers, offering exams for individuals, schools, and institutions. We're committed to supporting quality education by providing trusted testing services across all levels. UTC delivers industry-leading English teaching qualifications that demonstrate professional excellence and support career advancement for educators. These programmes are designed to: Strengthen teaching knowledge & classroom practice Build confidence and professional credibility Enable long-term career progression in education All teaching qualifications offered at UTC are aligned with the Cambridge English Teaching Framework, ensuring educators gain internationally recognised credentials while making a positive and lasting impact on learning outcomes. Cambridge CELTA The World’s Most Respected Qualification for English Language Teachers 🧑🏻🏫 Cambridge CELTA (Certificate in Teaching English to Speakers of Other Languages) is the gold standard in English language teaching qualifications, awarded by Cambridge and recognised by employers worldwide. CELTA is the most widely accepted English teaching qualification globally , with three out of four English language teaching jobs requiring a CELTA certification. * Delivered by authorised centres such as UTC, CELTA combines theory with extensive hands-on teaching practice, ensuring graduates are classroom-ready with the skills, confidence, and professionalism needed to succeed. *Terms and conditions apply New teachers starting a career in English language teaching English & non-English speakers looking for an international qualification Teachers who want to improve their skills Educators who want to teach English internationally Who Is CELTA For? Young Learners Cambridge English Qualifications for Children 🧒🏻 The Cambridge Young Learners English Qualifications—Pre A1 Starters, A1 Movers, and A2 Flyers—form the foundation of the Cambridge English qualification pathway for children. These assessments introduce young learners to everyday spoken and written English in a supportive and engaging way, helping them build confidence, motivation, and essential communication skills. Each test is carefully designed around familiar topics and focuses on the four key language skills: Listening 🎧 Speaking 🗣️ Reading 📖 For more detail Main Suite Cambridge English Qualifications for Schools 🏫 The Cambridge English Main Suite for Schools supports students as they progress from basic to independent English use, preparing them for future academic and professional success. Each qualification is aligned with the CEFR and designed specifically for school-aged learners, with content appropriate to their age and learning context. For more details Cambridge English Placement Test (CEPT) The Cambridge English Placement Test (CEPT) is a reliable assessment designed to accurately determine an individual’s English language proficiency level. Developed by Cambridge Assessment English, the same organisation behind globally recognised exams such as Cambridge English Advanced and Cambridge English Proficiency, CEPT provides a trusted foundation for placing learners into the most appropriate learning programmes. Test Structure CEPT consists of two components: • Listening & Reading – 50 questions • Language Use – 25 multiple-choice questions Why Use CEPT? Accurately identifies a learner’s English level Helps educators tailor instruction to learner needs Supports effective placement into suitable courses or programmes Provides a reliable benchmark aligned with international standards CEPT has no entry requirements and can be taken by anyone who wishes to assess their English proficiency. Its primary purpose is to ensure learners begin their English journey at the right level, maximising learning outcomes and progress. Cambridge DELTA The Cambridge DELTA is an advanced course that combines theory and practice to help experienced teachers grow, building practical skills for their careers. Key Features of DELTA Structured into three modules, which can be taken individually and in any order Deepens knowledge and understanding of English language teaching. Internationally recognised, highly respected, and regarded as a benchmark of quality. Supports career progression and prepares teachers for senior roles in education. Cambridge TKT A flexible series of modules designed to build strong foundations in teaching knowledge and classroom practice. The Teaching Knowledge Test (TKT) is a set of internationally recognised modular teaching qualifications that assess teachers’ knowledge in specific areas of English language teaching. It’s open to people from all backgrounds and levels of experience, recognising both their knowledge and practical skills. TKT is: Recognised in over 60 countries as proof of teaching knowledge Certified. Each module earns a Cambridge certificate. A highly respected qualifications from Cambridge English Accessible. Study prepsrstion at your own pace. Flexible. Participants can take as many modules as they wish, at any time TKT Modules include: Module 1 Language and background to language learning and teaching Module 2 Lesson planning and use of resources for language teaching Module 3 Managing the teaching and learning process, including classroom management TKT: CLIL Content and Language Integrated Learning TKT: YL Young Learners Ready to Advance Your Career? Join thousands of teachers who have elevated their careers with Cambridge teaching qualifications Contact Us

View All

 It all
starts here 

USGE-Positioning-2025

UTC Programs

  • Whatsapp
  • Instagram

Pathway Programs

  • Whatsapp
  • YouTube
  • Instagram
  • Spotify
USGE batik pattern

© 2025 USG Education

bottom of page