Search Results
96 results found with an empty search
- UIC Creative Showcase 2025 x Keraton Yogyakarta: Kolaborasi Pendidikan dan Budaya untuk Melahirkan Generasi Muda Pelestari Warisan Nusantara
UIC Creative Showcase 2025 x Keraton Yogyakarta (Left-to-right: RM Pradiptya Abikusno - Adhirama G Tusin - Bendara Pangeran Harya (BPH) Kusumo Bimantoro - Raden Mas (RM) Gusthilantika Marrel Suryokusumo - RM Sakanti Kuswardono - R.Ay Galuh Retno - Niluh Komang Aimee Tirta Widiani Sukesna - R.Ay Kirono Arum Hadisuryo) Di tengah arus globalisasi digital yang semakin deras, penting bagi generasi muda Indonesia untuk memiliki pemahaman mendalam tentang kekayaan budaya, tradisi, dan alam warisan leluhur. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan kebudayaan Indonesia tetapi juga untuk memperkenalkannya ke kancah dunia. Sebagai institusi pendidikan internasional, USG Education berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki perspektif global tetapi juga kepedulian terhadap nilai-nilai sosial dan budaya. Salah satu program unggulan USG Education yang mencerminkan komitmen ini adalah UIC College. UIC College adalah international pathway program yang mempersiapkan para siswa transisi perjalanan pendidikan mereka di Indonesia dan lanjut menyelesaikan S1 ke universitas impian di luar negeri. Di sini, siswa tidak hanya mendapatkan persiapan akademik yang kuat, tetapi juga diajak untuk mengasah soft skill mereka lewat kegiatan seru dan relevan dengan dunia nyata. Dengan begitu, mereka siap menghadapi tantangan global sekaligus membawa nilai-nilai positif dari Indonesia. Hal inilah yang menjadi inti dari UIC Creative Showcase 2025. Mengusung tema “Exploring The Heritage of Keraton Yogyakarta” , acara tahunan ini membuka wawasan generasi muda mengenai warisan budaya Indonesia yang kaya dan beragam, yaitu Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat salah satu kerajaan di Indonesia yang terus melestarikan budaya dan tradisi dan filosofi arti keagamaan, arti filsafat dan arti kulturil kebudayaan yang sangat kuat. Tidak sekadar belajar tentang tradisi, para mahasiswa UIC College diajak menciptakan karya yang relevan dengan kehidupan modern sekaligus menghormati nilai-nilai luhur budaya Jawa, melalui berbagai proyek kreatif. Pendidikan Bertemu Pelestarian Budaya CEO USG Education, Adhirama G. Tusin , menyampaikan rasa bangganya atas kolaborasi antara UIC Creative Showcase dan Keraton Yogyakarta ini. Menurutnya, acara ini merupakan bentuk nyata dari komitmen USG Education dalam mengintegrasikan pendidikan dengan pelestarian budaya. “UIC Creative Showcase x Keraton Yogyakarta adalah sebuah perjalanan eksplorasi yang tidak hanya memperkenalkan warisan budaya Keraton Yogyakarta secara mendalam, tetapi juga menginspirasi mahasiswa untuk menciptakan karya yang bermakna dan relevan bagi masyarakat masa kini. Kolaborasi ini mencerminkan bagaimana generasi muda mampu menghubungkan tradisi dengan inovasi,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa tema yang diusung memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berkarya, dan berkontribusi dalam melestarikan budaya lokal. “Karya-karya yang ditampilkan dalam acara ini merupakan bukti nyata bahwa kreativitas dan pelestarian budaya dapat berjalan seiring, memberi dampak positif bagi masa depan budaya dan pendidikan.” Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, Penghageng Nityabudaya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), menyampaikan apresiasi atas inisiatif kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan berharga untuk memperkenalkan budaya Keraton Yogyakarta secara eksklusif, sekaligus menjadi inspirasi dalam mempromosikan budaya Keraton kepada generasi muda masa kini. “Karya seni dan ide bisnis kreatif yang ditampilkan oleh mahasiswa UIC College dalam acara ini, , memberikan kontribusi signifikan dalam pelestarian warisan budaya. Karya-karya tersebut tidak hanya menonjolkan keindahan dan kreativitas, tetapi juga menyampaikan pesan moral tentang pentingnya menjaga budaya agar tetap relevan dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang”, lanjut GKR Bendara. Ragam Karya yang Menginspirasi Acara puncak UIC Creative Showcase 2025 yang telah berlangsung di Pendopo Agung Hotel Royal Ambarrukmo, Kamis, 16 Januari 2025, menampilkan berbagai karya kreatif mahasiswa UIC College, antara lain: ● Jurusan Business: Mahasiswa merancang strategi promosi dan penjualan kreatif di bidang pariwisata dan tatanan kota, serta ide merchandise modern untuk mempopulerkan budaya Keraton di kalangan generasi muda. ● Jurusan Fashion: Karya busana yang terinspirasi oleh elemen budaya Keraton dan budaya Jawa dipamerkan dengan megah. ● Jurusan Audio Music Production : Aransemen musik yang menggabungkan gamelan Jawa dengan musik modern, menciptakan harmoni yang unik. ● Program Art & Design: Mahasiswa menyelenggarakan pameran seni ( Art Exhibition ) yang terinspirasi dari elemen khas Keraton Yogyakarta. ● Program Computer Science: Pembuatan aplikasi internet untuk memudahkan proses pemesanan paket wisata dan merchandise Keraton Yogyakarta. “Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi momentum bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam melestarikan budaya berkesinambungan. Melalui karya-karya mereka, generasi muda dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli dan berkomitmen dalam menjaga tidak hanya warisan budaya Keraton Yogyakarta, tetapi juga budaya bangsa Indonesia secara keseluruhan,” tambah GKR Bendara. Niluh Komang Aimee Tirta Widiani Sukesna, BA, MBA, USG Education Head of BSD Campus, menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki kesempatan berharga untuk belajar langsung dari pihak Keraton melalui kolaborasi akademik ini. Para siswa mengikuti lokakarya yang dirancang khusus secara eksklusif oleh Keraton Yogyakarta untuk memberikan wawasan dan pengetahuan budaya dan filosofi yang kuat untuk mempertahankan nilai-nilai tradisional hidup dalam era modern. “Melalui UIC Creative Showcase 2025, kami mengajak mahasiswa untuk menjadi pelopor dalam melestarikan warisan budaya melalui kreativitas dan keterlibatan langsung. Karya mereka tidak hanya indah secara visual, tetapi juga membawa pesan penting bahwa warisan budaya harus dijaga, diperkenalkan, dan mudah dipahami oleh generasi muda masa kini,” ungkapnya di sela kegiatan. Pada kegiatan yang telah berlangsung di Yogyakarta, mahasiswa UIC College tidak hanya mempelajari warisan budaya Keraton, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang pengembangan bisnis dari Rumah Tenun Magelang, sebuah usaha lokal yang memproduksi tenun berbahan alami dan telah dikenal hingga mancanegara. Closing ceremony acara UIC Creative Showcase ini menjadi momen istimewa dengan kehadiran Raden Mas (RM) Gusthilantika Marrel Suryokusumo sebagai pembicara utama. Kehadiran beliau tidak hanya menutup rangkaian acara ini dengan penuh makna, tetapi juga memberikan dorongan semangat baru bagi seluruh peserta. Selain itu kehadiran B.P.H Kusumo Bimantoro, Putra Mahkota Kadipaten Pakualaman Yogyakarta juga menambah semangat siswa/i UIC College dalam rangkaian acara UIC Creative Showcase 2025 “Exploring the Heritage of Keraton Yogyakarta”. UIC Creative Showcase: Mendorong Generasi Emas 2045 UIC Creative Showcase 2025 bukan sekadar acara tahunan, tetapi sebuah inisiatif untuk menyatukan pendidikan dan pelestarian budaya. Acara ini menjadi momentum penting untuk mendorong generasi muda agar terus menjaga dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Inisiatif ini juga sejalan dengan visi dan misi USG Education dalam mendukung terciptanya Generasi Emas 2045 yang berwawasan global, kreatif, dan tetap menghargai akar budaya bangsa. *** Mengenai USG Education Sejak didirikan pada tahun 1994, USG Education terus memberikan siswa akses ke Universitas terkemuka di seluruh dunia. Saat ini USG Education memiliki 4 (empat unit bisnis) yang memiliki fokus terintegrasi dalam penyediaan program Pendidikan Internasional, yaitu: 1. UNIPREP Program Foundation Year yang berasal dari UNSW (the University of New South Wales), yang di mana siswa belajar 9 bulan untuk kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang sarjana di UNSW. Kualifikasi UNSW Foundation Studies juga sudah diakui di dunia internasional sebagai persyaratan untuk program sarjana, antara lain di Kanada, Selandia Baru, Inggris Raya, Amerika Serikat, Malaysia dan Singapura. Program ini telah memberikan keberhasilan yang cukup besar sejak tahun 1994. Para guru yang berpengalaman dan berdedikasi telah membantu siswa Uniprep mencapai keberhasilan sepanjang tahun. 2. USG International College (UIC College) Diluncurkan pada tahun 2006, UIC College berikan program pendidikan yang menggunakan kurikulum Pearson BTEC HND HNC - Inggris, program UIC-UTS College – Australia, serta American Degree Transfer Program (ADTP) yang dimana disebut dengan University Pathway dan Fast Track Program. Melalui program University Pathway dan Fast Track Program di UIC College siswa dapat menghemat biaya pendidikan kuliah di luar negeri sampai dengan 70%. Siswa menjalani masa studi di UIC College selama kurang lebih satu sampai dengan dua tahun di Indonesia kemudianmelanjutkan ke jenjang sarjana Universitas di Inggris atau di negara-negara terkemuka lainnya. Program studi UIC College memakai konsep real world learning industry-based curriculum, dimana para siswa diajak untuk langsung mengenal industri di bidangnya masing - masing, baik belajar dari para praktisi maupun mengerjakan tugas yang berkaitan dengan kebutuhan di industri. 3. Uniprep Junior College (UJC) Uniprep Junior College (UJC) adalah program setara Sekolah Menengah Atas dengan kualifikasi Internasional di Jakarta yang menawarkan Sertifikasi Internasional. UJC menekankan pada pengalaman pembelajaran kehidupan nyata dan pengetahuan praktis yang sangat penting dalam tenaga kerja global yang semakin kompetitif. UJC merupakan program pendidikan yang menjalankan program International General Certificate of Secondary Education (International GCSE) dari Pearson Edexcel (Inggris) dan BTEC Level 2 Program. Setelahnya, para siswa dapat meneruskan studinya ke UIC College atau Uniprep sebelum melanjutkan ke jenjang sarjananya di Universitas luar negeri. 4. Unistart Unistart adalah Education Consultant bagi para siswa Indonesia yang ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri serta mendapatkan informasi mengenai sekolah-sekolah di luar negeri (Australia, UK dan ataupun USA), Dimana pelayanannya termasuk untuk pengurusan visa, persiapan pre-departure dan lain-lain. Sejak 1994, Unistart telah membantu lebih dari 1.300 siswa dalam mewujudkan mimpinya dengan belajar di universitas terkemuka di seluruh dunia. Hingga saat ini USG Education telah berhasil meluluskan lebih 5.000 siswa/i yang kini tersebar baik di dalam negeri maupun luar negeri dan berperan aktif di berbagai sektor industri mulai dari sektor pendidikan, keuangan, energi, digital, dunia kreatif, bisnis dan masih banyak sektor lainnya. USG Education telah berkomitmen untuk dapat mewujudkan mimpi siswa/i yang ingin lanjut menuju Overseas Higher Education. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) hanya dapat dilakukan melalui pendidikan yang bermutu dan bertekad untuk melahirkan lebih banyak lagi generasi emas Indonesia yang siap akan tantangan dunia dan mengemas mereka menjadi pemimpin yang tangguh, kompetitif dan dapat mengharumkan nama bangsa. USG Education diharapkan menjadi solusi dan mitra bagi orangtua dan khususnya para siswa/i dalam memilih universitas terbaik di luar negeri. Dengan jalinan kerjasama yang erat dengan berbagai partner Universitas global, hal ini menjadi satu penunjang yang kuat bagi siswa/i maupun orangtua dalam pemilihan mutu dan kualitas akan Lembaga Pendidikan. Kunjungi kami di: www.usg.education untuk informasi lebih lanjut.
- Kisah Sukses USG Education: Langkah Awal Menuju Pendidikan Kelas Dunia
Pendidikan adalah kunci menuju masa depan yang cerah. Bagi pelajar Indonesia, studi di luar negeri dapat membuka wawasan, pengetahuan, dan peluang karier yang luas. Namun, berbagai tantangan seperti persyaratan masuk, adaptasi budaya, dan kendala bahasa sering kali menghambat langkah mereka. Di sinilah Program Pathway USG Education hadir sebagai solusi tepat untuk membantu siswa mengatasi tantangan ini dan meraih impian mereka. Tonggak Pencapaian USG Education Dimulai dari visi dari 44 tokoh Indonesia untuk menciptakan perubahan positif di negeri ini, UniSadhuGuna atau USG Education hadir sebagai lembaga pendidikan internasional yang berkomitmen membangun masa depan generasi muda Indonesia. Berawal pada tahun 1994, USG Education memulai kerja sama yang sukses dengan UNSW yang dikenal sebagai salah satu universitas terbaik di Australia. Inisiatif ini telah membuka jalan bagi USG Education untuk menjadi lembaga tepercaya yang menawarkan program pendidikan berstandar internasional. Di tahun yang sama,, USG Education meluncurkan Unistart, layanan konsultasi yang berfokus pada penempatan di Universitas luar negeri bagi seluruh calon mahasiswa yang akan meneruskan studinya. Hingga kini, USG Education telah membantu ribuan siswa meraih impian mereka melalui program pendidikan berstandar global. Dengan jaringan kemitraan yang solid dan terus berkembang di lebih dari 100 universitas dunia di pusat-pusat pendidikan terkemuka seperti Inggris dan Eropa, Amerika Serikat dan Kanada, Australia, dan banyak negara di Asia, termasuk Singapura, Malaysia, Tiongkok, dan Jepang, USG Education telah membuka jalan bagi siswa untuk meraih gelar bergengsi, penghargaan internasional, hingga karier cemerlang. CEO USG Education, Adhirama G. Tusin, menyatakan bahwa USG Education hadir untuk melampaui batas pendidikan dan memberikan siswa Indonesia peluang terbaik meraih pengalaman dan paparan internasional. “Program kami dirancang untuk memastikan siswa di Indonesia memiliki keterampilan dan keahlian yang khusus, membuka peluang global dan dapat berperan dalam membangun bangsa yang berpikiran maju,” ujarnya. Sebagai institusi pendidikan terbesar di Indonesia, USG Education menyediakan fasilitas modern dan kurikulum internasional terbaik untuk mendukung siswa menemukan jalur sukses mereka. Dengan kampus strategis di empat lokasi, USG Education berkomitmen mencetak pemimpin masa depan yang kompetitif di dunia global. Program Pathway Unggulan Saat ini USG Education telah memiliki beragam pilihan pathway program yang berfokus pada integrasi dalam penyediaan program Pendidikan Internasional, yaitu: Uniprep Junior College (UJC) UJC menawarkan pilihan program kualifikasi sekolah menengah atas Indonesia yang setara dengan kurikulum internasional dan dirancang untuk siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri, yaitu BTEC Level 2 Diploma, International GCSE, dan International A Levels UJC menggunakan kurikulum dari Pearson (Inggris) Edexcel untuk program International General Certificate of Secondary Education (International GCSE) dan A’ Levels, dan BTEC untuk program Level 2. Setelahnya, para siswa dapat meneruskan studinya ke UIC College atau Uniprep sebelum melanjutkan ke jenjang sarjananya di Universitas luar negeri. Pembelajaran di UJC tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga mendorong siswa untuk aktif dan mandiri melalui pendekatan praktis dan berbasis kehidupan nyata. UNIPREP Program Foundation Studies dari UNSW (University of New South Wales), Australia, memungkinkan siswa melanjutkan studi ke jenjang sarjana di UNSW atau universitas Group of 8 (Go8) lainnya setelah menyelesaikan 9 bulan pendidikan. UNSW Foundation Studies diakui secara global untuk akses ke program sarjana di negara seperti Kanada, Selandia Baru, Inggris, Amerika, Malaysia, dan Singapura, dengan dukungan guru berpengalaman sejak 1994. UIC College Diluncurkan awal pada tahun 2006 dan secara bertahap, UIC College hadirkan berbagai University Pathway dan Fast Track Program yang menggunakan kurikulum internasional pilihan dan memungkinkan siswa melanjutkan studi di luar negeri dengan lebih hemat waktu, terdiri dari: BTEC HND & HNC yang menggunakan kurikulum Pearson dari Inggris UIC-UTS College yang menggunakan kurikulum dari UTS College, Australia, dan American Degree Transfer Program (ADTP) , yang menggunakan kurikulum dari Whatcomm Community College, Amerika Serikat Melalui program University Pathway dan Fast Track Program di UIC College siswa dapat menghemat biaya pendidikan kuliah di luar negeri sampai dengan 70%. Di UIC College, siswa menjalani masa studi selama satu hingga dua tahun di Indonesia sebelum melanjutkan pendidikan sarjana ke universitas ternama di Inggris, Australia, Amerika Serikat, atau negara lainnya. Dengan pendekatan real-world learning dan kurikulum berbasis industri, siswa diberikan pengalaman langsung mengenal industri di bidangnya masing - masing, baik melalui pembelajaran dari para praktisi maupun mengerjakan tugas yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Menjelang kelulusan dari program pathway, siswa yang akan melanjutkan studi ke luar negeri mendapat dukungan penuh dari Unistart , konsultan pendidikan internal USG Education. Dengan pengalaman membantu lebih dari 1.300 siswa, Unistart memberikan informasi lengkap tentang universitas internasional, bantuan pengurusan visa, hingga persiapan keberangkatan seperti pengurusan visa, persiapan pre-departure dan lain-lain. Kisah Inspiratif Para Alumni USG Education Hingga kini, USG Education telah meluluskan lebih dari 4.000 alumni yang sukses di berbagai bidang, dari pendidikan, keuangan, hingga dunia kreatif. Dengan visi meningkatkan kualitas SDM Indonesia, USG terus berkontribusi mencetak pemimpin masa depan yang siap menghadapi tantangan global dan membawa nama bangsa ke kancah internasional. Joselyn Jesse Kwanzeli , salah satu alumni program Uniprep , mengungkapkan bahwa dengan menyediakan persiapan dan bimbingan yang baik, program Uniprep telah membantu langkahnya untuk studi di UNSW, Australia. “Uniprep mengajarkan kami hal-hal dasar yang kami perlukan untuk jurusan kami di universitas. Uniprep menyediakan banyak latihan dan contoh sehingga kami dapat memahami materi dengan lebih baik. Para guru juga mendorong kami untuk lebih aktif melalui diskusi dan presentasi di kelas. Uniprep juga membantu kami untuk lebih mengenal universitas-universitas Australia. Saya menikmati program Uniprep karena semua guru dan stafnya baik, ramah, dan berpengalaman,” ujarnya. Senada dengan Joselyn, Rafi Yusuf Budiman yang merupakan alumni dari program UIC - UTS College , menyatakan bahwa program UIC - UTS College menyediakan jalur menuju UTS, Australia, yang sesuai dengan rencana studinya. “UIC UTS College memungkinkan saya beradaptasi dengan sistem universitas. Kelas-kelas kecil membangun hubungan yang lebih dalam dengan teman-teman dan dosen saya. Para guru dan staf juga sangat ramah, mereka sangat mendukung dan sungguh-sungguh ingin siswa mereka berhasil,” ungkapnya. Di sisi lain, Ibu Yenny Kartani Sofian , mengungkapkan bahwa program UIC College BTEC , Desain Grafis, merupakan "Langkah Pertama" yang sempurna bagi putrinya, Audrey Nicole Kurniawan. Berkat UIC College, Audrey lulus dari Griffith College Dublin dengan lancar dan melanjutkan S2 di universitas impiannya, Trinity College Dublin, serta meraih gelar Master dengan predikat “First-Class Honours”. “Saya sangat bersyukur memilih UIC College, karena Audrey dapat melanjutkan jenjang selanjutnya ke Irlandia untuk jurusan Communication and Media Production, dan semua yang dipelajari di UIC College ada di kampus tersebut, sehingga Audrey berpeluang besar untuk mendapatkan nilai bagus atau First Class Honours,” jelasnya. Komitmen USG Education untuk Generasi Emas Indonesia USG Education terus diharapkan menjadi solusi dan mitra utama bagi orang tua dan siswa dalam memilih universitas terbaik di luar negeri. Dengan kemitraan erat bersama berbagai universitas global, USG Education membuktikan standar profesionalismenya dalam menyediakan pendidikan berkualitas. Ini sejalan dengan visi mencetak Generasi Emas 2045—noble scholars yang cerdas, inovatif, berintegritas, dan siap memimpin kemajuan Indonesia menuju masa depan yang gemilang.
- From Local Roots to Global Reach: Insights on Business Wisdom
On Monday, 25 November 2024, from 13:00 to 14:30 WIB, UIC College BSD hosted a crucial Sharing Session titled "Building a Global Business with Local Wisdom". This session, led by Mr. Mohammad Rianto Utama, CEO of PT Retota Sakti, will provide valuable insights into how local wisdom can become a powerful tool for creating successful global businesses. Mr. Mohammad Rianto Utama's leadership at Rumah Tenun Magelang, a company that blends traditional Indonesian weaving with modern business practices, serves as an exemplary model of how businesses can thrive by staying rooted in local culture while expanding globally. The session aims to equip UIC College BSD Business students with the knowledge and inspiration they need for their final project, which will involve collaboration with the Sultan’s Palace of Yogyakarta (Keraton Yogyakarta). The students are exploring how they can integrate local cultural heritage into innovative business practices, learning from industry leaders like Mr. Mohammad Rianto Utama. During the session, Mr. Mohammad Rianto Utama shared an important philosophy that guides his approach to business: "Running a business is not just about profit; it must also have a positive impact on the environment to ensure sustainability." This statement underscores the idea that sustainability is not just about minimizing harm but also actively contributing to environmental preservation. For Mr. Mohammad Rianto Utama, it is essential that businesses, particularly in the creative industries like weaving, focus on eco-friendly practices, ethical sourcing, and cultural preservation. Rumah Tenun Magelang, under his leadership, has set a benchmark for incorporating sustainable practices into its production processes while supporting the local artisans and their heritage. The Sharing Session will provide UIC College BSD students with direct exposure to these important topics, allowing them to understand how integrating sustainability and local culture can play a pivotal role in shaping the future of business. The students will also gain insight into how local wisdom, when merged with global business strategies, can help a company stand out in the competitive market. UIC College BSD, known for its emphasis on practical learning and innovation, provides a perfect platform for students to engage with such real-world issues. The institution has a strong focus on developing future leaders who are equipped not only with technical business skills but also a deep understanding of the role of culture and sustainability in modern entrepreneurship. This session is especially significant for the business students at UIC College BSD, as it prepares them for their final project with Keraton Yogyakarta, where they will apply the knowledge gained about integrating traditional wisdom into contemporary business models. The collaboration with Keraton Yogyakarta allows students to explore how a historical institution can adapt to modern market trends while preserving its cultural significance, providing them with practical experience in balancing innovation and tradition. Don’t miss the opportunity to gain valuable insights from Mr. Mohammad Rianto Utama and prepare for an exciting venture that connects local heritage with global business!
- 2024 ICAS MEDAL PRESENTATION CEREMONY (MPC) PENGANUGERAHAN MEDALI EMAS KEPADA SISWA-SISWI TERBAIK INDONESIA
Jakarta, Sabtu, 11 Januari 2025 – UniSadhuGuna Testing Center (UTC) kembali gelar ICAS 2024 Medal Presentation Ceremony (MPC). Sebanyak 80 siswa – siswi terbaik dari jenjang pendidikan SD hingga SMA berhasil meraih medali emas atas skor tertinggi dalam International Competitions and Assessments for Schools (ICAS). Acara yang berlangsung di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia ini mengusung tema “Luar Angkasa” yang lengkap dengan visualisasi galaksi, planet dan roket. Dekorasi ini menciptakan suasana yang unik dan imajinatif, mengajak para siswa, guru dan tamu undangan merasakan pengalaman perjalanan inspiratif menuju prestasi gemilang. “Hari ini bukan hanya tentang merayakan pencapaian luar biasa para siswa, tetapi juga mengapresiasi potensi besar yang dimiliki generasi muda Indonesia yang tak terbatas. ICAS adalah pintu gerbang yang mempersiapkan anak–anak bangsa untuk beradaptasi dan bersaing di tingkat global, dimana kemampuan berpikir kritis, kreatif dan inovatif sangat penting,” ujar Adhirama G Tusin, CEO USG Education. Peningkatan Prestasi yang membanggakan Menurut Deddy Mulyadi, Head of Department UniSadhuGuna Testing Centre, tahun ini terjadi peningkatan yang signifikan pada jumlah siswa peraih medali emas, terutama di bidang Mathematics dan Science. Hal ini menunjukkan perkembangan yang semakin baik dalam kemampuan berpikir tingkat tinggi atau High Order Thinking Skills (HOTS) di kalangan peserta ICAS. “Harapan kami adalah agar ICAS dapat berperan dalam mengasah kemampuan HOTS ini. Kemampuan tersebut sangat penting untuk melatih nalar, memecahkan masalah, serta berpikir secara logis, kritis, dan kreatif,” tambah Deddy Mulyadi. Pada acara ini, UniSadhuGuna Testing Centre (UTC) juga mengundang perwakilan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud) serta perwakilan dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) untuk turut hadir dan menyaksikan pencapaian luar biasa para siswa. ICAS: Kompetisi Internasional dengan Standar Tinggi ICAS adalah sebuah tes pengukuran kemampuan dasar berbasis HOTS bagi siswa kelas 3 SD hingga 3 SMA (Year 3-Year 11) yang memiliki elemen kompetisi bertaraf internasional dan telah dilaksanakan di lebih dari 20 negara termasuk Indonesia. Adapun bidang studi yang diukur adalah English, Mathematics, Science, Digital Technologies, Spelling Bee & Writing. ICAS sudah terlaksana sejak tahun 2005 berkat kerjasama antara UTC & Janison Australia, sebuah lembaga assessment yang di dukung oleh Univesity of Sydney. Semua materi tes ICAS dibuat oleh para praktisi dan pakar pendidikan yang berpengalaman di bidangnya. Sekolah peserta ICAS dapat menggunakan hasil laporan diagnostik Sekolah (School Report) untuk melihat kekuatan dan kelemahan dalam bidang studi yang diukur serta menjadikannya sebagai bahan masukan dalam pengambilan kebijakan terkait dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Pada tahun 2024 ini ada 125 sekolah dari tingkat SD hingga SMA yang tersebar di seluruh Indonesia turut berpartisipasi pada kompetisi ini, dengan total siswa sebanyak 11.806. ICAS tentunya membawa dampak positif bagi para pesertanya dan sekolah-sekolah yang berpartisipasi. Sean Matthew Anaya Napitupulu, siswa SMP SMA Bukit SION Jakarta, berhasil meraih dua medali emas sekaligus di mata pelajaran Matematika dan Sains pada ICAS 2023. “ICAS adalah kesempatan bagi saya untuk melihat sejauh mana kemampuan saya dan perkembangan pendidikan saya. Bagi sekolah, ICAS juga memberikan peluang untuk mengetahui sejauh mana kualitas pendidikan mereka dibandingkan dengan sekolah lain,” ujar Sean. Menuju ICAS 2025 ICAS akan hadir kembali dan dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus – 26 September 2025. Para siswa yang ingin mengikuti kompetisi dapat menghubungi pihak sekolah masing-masing untuk pendaftaran. Bagi sekolah yang ingin bergabung untuk pertama kalinya, UTC siap membantu proses registrasi ke Janison Australia, mitra internasional ICAS. Mengenai UniSadhuGuna Testing Centre (UTC) UTC adalah salah satu unit yang berada dibawah naungan Lembaga Pendidikan UniSadhuGuna yang menyelenggarakan tes dan pengukuran/penilaian bertaraf Internasional di Indonesia. UTC menyediakan layanan tes untuk sekolah, universitas, lembaga pendidikan serta perorangan. UTC adalah satu-satunya perwakilan resmi dari Janison Australia di Indonesia untuk penyelenggaraan ICAS sejak tahun 2005. Janison Australia adalah organisasi yang memiliki konsentrasi di tes pengukuran/penilaian pendidikan dan bertaraf Internasional yang mengkhususkan diri dalam program penilaian skala besar. Mengenai USG Education Sejak didirikan pada tahun 1994, USG Education telah menjadi pintu gerbang bagi ribuan siswa Indonesia untuk mengakses pendidikan di universitas-universitas terkemuka di seluruh dunia. Program-program USG Education yang terintegrasi menjadi solusi dalam perjalanan akademik siswa mulai dari tingkat SD hingga SMA, melalui pembelajaran Bahasa Inggris, persiapan akademik hingga melanjutkan studi di universitas internasional. Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di program foundation pathway, USG Education telah berhasil meluluskan lebih dari 5.000 siswa yang kini tersebar di berbagai penjuru dunia. Alumni USG Education berperan aktif di sektor-sektor penting seperti pendidikan, keuangan, energi, digital, dunia kreatif, bisnis, dan lainnya. Mereka tidak hanya membawa ilmu dan keterampilan, tetapi juga kontribusi besar dalam perkembangan industri di Indonesia dan dunia. USG Education bukan hanya tentang pendidikan, tetapi juga tentang membangun masa depan yang gemilang, penuh prestasi, dan menginspirasi dengan tujuan mencetak generasi muda yang siap berkompetisi di dunia global. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi : Ratih Astari Kirana ratih.kirana@unisadhuguna.org Siti Ayu Chodijah siti.ayu@unisadhuguna.org info@icasindonesia.co.id
- Behind the Scenes of Sound Design: UIC College of Music’s Visit to Fourmix Jakarta
UIC College of Music: Company Visit to Fourmix Jakarta Film Studio On Monday, 25 November 2024, UIC College of Music students were given a unique and valuable opportunity to visit Fourmix Jakarta Film Studio, a renowned facility specializing in sound design and post-production for the entertainment industry. The visit was an integral part of the college’s commitment to providing real-world learning experiences for its students, especially in the field of audio engineering. During the visit, students were introduced to the various aspects of sound design, including the creation of sound effects, voiceovers, and music for films. They toured the studio’s state-of-the-art facilities, such as the Foley stage and mixing suites, and learned about the critical role sound plays in bringing visual content to life. The students also had the chance to interact with seasoned professionals in the field, gaining insight into the tools, techniques, and creative processes involved in audio production. For UIC College of Music, an institution dedicated to developing the next generation of music and audio professionals, this visit offered invaluable experience. Students not only gained a deeper understanding of sound design but also explored the future of their careers in audio engineering. This hands-on experience helped them better understand how their academic knowledge could be applied in the real world, while also providing a clearer vision of potential career paths within the audio industry. The visit emphasized how sound engineers and designers are integral to the entertainment world, opening up numerous career opportunities in this fast-growing field. UIC College of Music would like to extend their heartfelt thanks to Fourmix Jakarta Film Studio for the valuable opportunity to visit and explore their state-of-the-art facilities. This visit allowed UIC College of Music students to gain firsthand experience of the audio production world, helping them take significant steps toward realizing their future careers in sound engineering and audio production. The exposure to industry-leading practices and professionals will undoubtedly inspire and guide students as they embark on their journey into the dynamic field of music and audio engineering.
- DVISVARA: DUA SUARA MUSISI MUDA DARI UIC COLLEGE,INSPIRASI MASA DEPAN MUSIK INDONESIA
UIC College presented an extraordinary music recital titled “DVISVARA” on Monday, October 7, 2024, at the Kartanegara Recital Hall, South Jakarta. DVISVARA , derived from the Sanskrit meaning “two voices of goddesses,” showcased two talented UIC Music students, Neishya Laurencia and Richelle Magdalene, each presenting unique, original compositions as a culmination of their academic journey. Neishya Laurencia: “Different Stages of Love” Neishya Laurencia, known by her stage name Neilaw , is a singer and songwriter who took the audience on an emotional journey through her recital themed “Different Stages of Love.” Her performance uniquely captured four universal phases of love: limerence, capture, denial, and acceptance. Through heartfelt lyrics and captivating melodies, Neilaw didn’t just sing—she shared the story behind each song, creating a deep connection with the audience. “This recital is the culmination of everything I’ve learned. Through music, I want to take the audience on a personal journey that I’ve experienced during my time at UIC College. It’s an opportunity to truly showcase who I am as both a musician and a person,” Neilaw expressed. “UIC College didn’t just introduce me to the industry but academically prepared me for my final year in the UK.” Richelle Magdalene: “Lesson Learn” Richelle Magdalene, a singer and songwriter with an edgy, swaggy style, is passionate about bringing mental health awareness to the forefront of Indonesia’s music industry. In her recital themed “Lesson Learn,” Richelle sought to open a conversation about mental health issues that are often overlooked, particularly among younger generations. She believes everyone has a role to play in helping each other face these challenges. Through her songs, Richelle inspired the audience to care more about their mental well-being and the well-being of those around them. “For me, this recital wasn’t just about showcasing technical abilities, but also about my artistic growth. Every note and composition tells my story. Music is my way of expressing what’s difficult to put into words, and I hope the audience feels that message through my performance,” said Richelle. “UIC College has given me the opportunity to pursue my passion and prove that dreams can come true with hard work and determination.” Guidance from Industry Experts Behind the success of these two young musicians is the guidance of Kang Irfas, one of UIC Music’s top lecturers. “Neilaw and Richelle are incredibly dedicated to music. During mentorship, I witnessed their growth in both technical skills and artistic expression,” he shared. Aimee Sukesna, USG Education’s Head of BSD Campus, also expressed her pride in the natural talents of Neilaw and Richelle. “They have not only mastered the technical aspects of music but also delivered deep messages through their work. They exemplify how creativity and integrated education can shape a generation of global-ready musicians,” Aimee said. Adhirama G. Tusin, President Director of USG Education, emphasized, "Dvisvara isn’t just a music stage; it’s a reflection of the immense potential young Indonesians have in the creative industry. Aligned with the vision of Golden Generation 2045, UIC College plays a pivotal role in nurturing creative talents who will enrich Indonesia’s arts and culture while positioning us as a key player in the global creative economy." Through Dvisvara , UIC College reaffirms its commitment to developing young Indonesian talent in the field of music. The recital was more than just a stage for students to showcase their best work; it was a tangible demonstration of the importance of creative education in realizing the vision of Indonesia’s Golden Generation 2045. With guidance from expert mentors, these future leaders are not only preparing to excel nationally but are also poised to compete in the global creative industry. This recital provided a golden opportunity for music lovers to witness young talents interpreting themes of love and social issues through music. UIC College, with its innovative programs, continues to prove itself as a leader in music education—focusing not only on theory but also on practical and creative application in this digital age.
- The Yogyakarta Palace and UIC College: Bridging Cultural Heritage to the Younger Generation
In the midst of rapid digitalization, understanding and preserving Indonesian culture is an essential responsibility to be passed on to the younger generation. To strengthen awareness of the importance of cultural heritage in a globalized world, UIC College has embarked on an inspiring collaboration with the Yogyakarta Palace through the Real Client Project program. The series of Real Client Project activities began with a Client Briefing session held on Monday, November 18, 2024, at the UIC College BSD Campus. The session was exclusively delivered by Gusti Kanjeng Ratu Bendara, Chairperson of the Yogyakarta Special Region Tourism Promotion Board , and attended by approximately 220 UIC College students from various programs, including BTEC Level 2, Business, Graphic Design, Fashion Design, Music, and Computing. During her presentation, Gusti Kanjeng Ratu Bendara highlighted the Yogyakarta Palace's pivotal role in preserving traditional arts, enriching local culture, and developing businesses that support sustainable tourism. She also emphasized how the Palace has successfully blended tradition with modern approaches to create a broader impact both locally and internationally. Through the Real Client Project, UIC College students are given the opportunity to work on assignments directly guided by GKR Bendara and members of the Palace's royal court (Abdi Dalem). The project involves exploring art, culture, and business elements that will be showcased during the UIC Creative Showcase in January 2025, in Yogyakarta. This initiative aims to teach students not only about arts and culture but also how to leverage traditional heritage as a foundation for the creative economy. The program is designed to strengthen the younger generation’s connection to Indonesia’s rich cultural heritage. By exploring the art and traditions of the Yogyakarta Palace, students are encouraged to appreciate the nation’s cultural identity while honing their professional skills in real-world scenarios. This collaboration between UIC College and the Yogyakarta Palace is expected to inspire the younger generation to support cultural preservation while fostering innovations that remain relevant in the modern era.
- Unlocking Your Child’s Creative and Practical Potential
Uniprep Junior College (UJC) BSD successfully hosted the Parenting Talk Show titled "Guiding Creative and Practical Education for Children" at Aviary Hotel, Bintaro. This free and open-to-the-public event provided invaluable insights for parents on how to guide their children's education in line with their creative and practical mindsets. As the world demands faster adaptation, innovation, and critical thinking, the talk show became a must-attend event for parents committed to unlocking their child’s full potential. In today’s modern world, academic achievement alone is no longer sufficient. Parents need to go beyond traditional education to ensure their children are equipped with creative thinking, practical problem-solving skills, and emotional resilience. UJC BSD, a one-year high school equivalent program offering the British curriculum with a practical learning approach, designed this event to equip parents with the tools they need to prepare their children for the challenges of the future. The event featured renowned experts and successful parents who have firsthand experience navigating their children’s creative education. Ms. Roslina Verauli, M.Psi., Psi, a leading Child, Adolescent, and Family Psychologist, was one of the event's highlights. Known for her warm and empathetic approach, Ms. Roslina shared deep insights into the importance of fostering creativity from an early age. She emphasized that creativity is not just a talent but a critical survival skill for the 21st century. Drawing from her extensive experience, she provided practical tips on encouraging creative thinking in everyday life while ensuring children feel emotionally supported throughout their learning process. Ms. Aimee Suksena, MBA, Head of USG Education BSD Campus and a Strong Interest Inventory (SII) counselor, discussed the importance of identifying children's interests and talents early on. She introduced the SII tool, which helps parents recognize their children's strengths and guide them toward success. Additionally, Ms. Aimee highlighted the benefits of international programs like BTEC (Business and Technology Education Council), which offer a dynamic, hands-on approach and equip children with practical skills for their future careers. The audience was inspired by real-life testimonials from Ms. Dian, Ms. Novi, and Ms. Inik Suksena—parents who have witnessed the positive impact of the creative-based education provided by UJC. Ms. Dian, whose daughter Jaimee is excelling in Art & Design, shared her journey of supporting her child's artistic passion. She highlighted how an arts-based education not only unlocks creativity but also opens exciting career opportunities in the rapidly growing creative industries. Similarly, Ms. Novi and Ms. Inik shared their experiences in nurturing their children’s unique interests in the arts and business, allowing them the freedom to grow and succeed in fields they love. Their stories were a powerful reminder that when children are supported in pursuing their passions, they develop the motivation and skills necessary to thrive. The key takeaway from the Parenting Talk Show was clear: to prepare children for success in today’s modern world, parents must actively foster creativity, critical thinking, and practical skills. The speakers emphasized the important role parents play in creating an environment where children feel safe to explore, take risks, and learn from experiences. Ms. Roslina reminded parents that they are not just academic guides but also emotional mentors, helping children navigate both their education and life. Ms. Aimee reinforced that recognizing a child’s talents early leads to stronger motivation and long-term success. With programs like BTEC, children gain practical experience while building theoretical knowledge—skills that are highly valued in today’s job market. Ready to Unlock Your Child's Potential? The Parenting Talk Show was a pivotal moment for parents eager to invest in their children’s future. If you’re looking for the ideal educational environment that fosters creativity, builds practical skills, and ensures your child is prepared for the challenges ahead, UJC BSD is the answer. Don’t let your child miss out on the chance to thrive! With the right guidance, your child can discover their passions, sharpen their skills, and become a confident, capable individual ready to excel on the global stage. Stay connected with UJC BSD for future events, expert talks, and educational programs that can transform your child’s future. Sign up today and learn how UJC can support your child’s educational journey to success!
- UIC College Open House 2024: A Day of Inspiration, Innovation, and Insight
UIC College BSD hosted its annual Open House, welcoming prospective students and their families to explore the wealth of opportunities the college has to offer. The event was designed to inspire and inform, showcasing UIC College’s unique approach to education through insightful discussions and hands-on experiences that highlight its innovative programs and fast-track pathways to international degrees. The highlight of the day was the Talkshow Session , where special guest speakers Mr. Jussac Kantjana and Ms. Herdiana Swandani , parents of a current student and an alumnus, shared their personal experiences with UIC College’s fast-track program . They emphasized how the college’s personalized approach to education had helped their children excel, not only by aligning their studies with their passions but also by preparing them for a seamless transition to prestigious universities abroad. Their heartfelt stories underscored how UIC College serves as a powerful stepping stone for students pursuing careers in international fields. Ms. Aimee Sukesa , UIC College’s Head of Campus, also led an insightful discussion for parents on how to recognize their children's talents and guide them toward selecting the right major. This session gave parents practical tools to support their children's academic journey, reinforcing the college’s commitment to personalized education that nurtures individual strengths. Following the talkshow, participants dove into a series of engaging, interactive workshops led by industry professionals from each of UIC College's major fields. These workshops provided hands-on experiences designed to give a real-world glimpse into the diverse programs available: "Build Your Own Burger Business" introduced students to the fundamentals of entrepreneurship and brand-building in the food industry, blending creativity and business strategy. "Create Your Own Character" offered aspiring designers a platform to explore their imagination and develop unique characters, fostering artistic expression. "Making 3D Fashion Illustrations" took fashion enthusiasts through the technical side of the design process, teaching them to bring their creative visions to life through advanced illustration techniques. For tech lovers, the "Build Mobile Apps for Electronics" workshop provided a hands-on experience in app development, guiding participants through the exciting world of mobile technology. "Music Recording Workshops" gave students a behind-the-scenes look at sound production and recording, offering insights into the music industry’s technical aspects. The UIC College Open House 2024 was a perfect blend of inspiration and practical learning, giving both students and parents a deeper understanding of the innovative programs available. It was a day filled with excitement, creativity, and valuable insights, reaffirming UIC College’s dedication to helping students discover their passions, develop their talents, and embark on academic journeys that align with their future career goals. Both students and parents left with a sense of enthusiasm and readiness for the opportunities that lie ahead at UIC College.
- Empowering Our Educators for Student Success!
Yesterday, our dedicated lecturers and management team at UIC College had the incredible opportunity to participate in a training session with BrainFit Indonesia , led by Irene Phiter . The session focused on 'Understanding the Neuroscience behind Teenagers' Behavior and Brain Development Stages' 🧠. This insightful session provided us with a deeper understanding of how teenage behavior is shaped by brain development, particularly during their golden age. Equipped with this knowledge, UIC College are better prepared to support our students' growth and learning in today’s fast-evolving world! 🙌📚
- Elevating Education at UIC College: Empowering Our Educators for Student Success Through Neuroscience Training
At UIC College, we believe that delivering the best possible education starts with equipping our lecturers and staff with the knowledge and skills necessary to understand and support our students. Recently, we had the privilege of participating in a groundbreaking training session with BrainFit Indonesia , led by the brilliant Irene Phiter . The session, titled “Understanding the Neuroscience behind Teenagers’ Behavior and Brain Development Stages,” provided invaluable insights into the intricacies of teenage brain development and how it shapes student behavior and learning capabilities. As educators, it is vital to comprehend the profound impact that brain development during the golden age has on students’ cognitive functions, decision-making processes, and emotional responses. This understanding allows us to adapt our teaching strategies to better meet their needs, fostering an environment where students can truly excel. The training delved into the neurological stages that teenagers experience, giving us a science-based framework to recognize their behavioral patterns and learning styles. The knowledge we gained from this session will significantly enhance our ability to connect with students on a deeper level. By aligning our teaching methods with their developmental stages, we can offer a more personalized, impactful learning experience. This is particularly important in today’s fast-paced, ever-evolving world, where students face unique challenges both academically and emotionally. By bridging the gap between neuroscience and education, UIC College is taking proactive steps to ensure that our students are not only prepared for academic success but also equipped with the skills needed to navigate life’s complexities. This training is a testament to UIC College’s commitment to continuous improvement and innovation in education. Our goal is to foster a learning environment that nurtures potential, supports growth, and shapes the next generation of leaders. By investing in the professional development of our educators, we ensure that UIC College remains at the forefront of educational excellence, offering students the tools they need to thrive both in and out of the classroom. We are excited to continue this journey of growth and innovation, building a brighter future for our students through informed, empathetic, and science-based teaching practices. Together, we are shaping a generation of empowered, confident learners.
- Dira Fachry - Founder of DF Patisserie
On August 6th, we were thrilled to welcome Dira Fachry, the visionary founder of DF Patisserie, to our entrepreneur conference at UIC College BSD. From a young age, Dira's passion for baking was clear. After graduating, she pursued her dream by enrolling in a pastry chef course and founded DF Patisserie. Her dedication has led to remarkable success, with over 10,000 products sold annually, 42.8k Instagram followers, and collaborations with more than 20 coffee shops and over 90 events. Dira shared invaluable insights on entrepreneurship, emphasizing that success comes from passion, commitment, and discipline. Her tips for starting a business include being willing to take risks, the courage to face challenges, a thorough business plan, expanding your network, and honing communication skills. Her journey is a powerful reminder that starting and growing a business demands hard work, resilience, and unwavering passion! Thank you, Dira, for inspiring us with your incredible story and practical advice!












